Fatigue: Mengapa Aktivitas Virtual Meeting Begitu Melelahkan? Simak Penjelasan dan Cara Mengatasinya

Pixabay - Ilustrasi Fatigue, Kebosanan Selama Daring



bisabaik.com - Pandemi yang disebabkan oleh virus Covid-19 hingga kini masih terjadi dan belum juga teratasi. Kondisi yang mengancam keselamatan banyak manusia ini mengharuskan agar menjaga jarak dengan orang lain dan menghindari perkumpulan massa.

Berbagai bentuk kegiatan dari segala elemen masyarakat terpaksa harus dilakukan di rumah saja tanpa bisa bertaptap muka, mulai anak-anak yang sekolah, pemuda yang kuliah, diskusi rapat, hingga komunikasi yang sekadar untuk membalaskan rasa kangen setelah dipisahkan oleh jarak.

Alternatif satu-satunya adalah menggeser kegiatan kita menjadi lewat daring atau virtual meeting. Bisa dilakukan melalui berbagai aplikasi seperti Zoom, Whatsapp, Google Meet, dan sebagainya. Meski terkesan sederhana dan gitu-gitu saja, kita kerap kali merasa kehabisan tenaga ketika melalui virtual meeting.

Fenomena melelahkan seperti ini dapat dikenali dari kacamata ilmu kesehatan mental yang disebut dengan Fatigue. Begini penjelasannya.

Fatigue Bukan Kelelahan Biasa

Sejak pandemi Covid-19 merebak, istilah pandemic fatigue muncul dan dikenal oleh dunia kesehatan. Pandemic fatigue merupakan rasa lelah terhadap pandemi yang mengakibatkan krisis kesehatan masyarakat secara berkepanjangan. Sehingga fenomena ini dapat menyebabkan orang-orang mulai lalai dalam menerapkan protokol kesahatan sebagai bentuk usaha mengatasi Covid-19. Meskipun menurut WHO (World Health Organization), pandemic fatigue setiap orang memang wajar. 

Dari kaca mata Psikologi, fatigue merupakan kondisi psikis tentang rasa lelah secara emosi maupun proses berpikir.  Rasa lelah yang menyebabkan berkurangnya motivasi dan juga terkurasnya energi ini tidak dapat diselesaikan dengan tidur saja. Padahal, tidur adalah jawaban setiap kita merasa lelah.

Fatigue ini juga dapat ditinjau sebagai reaksi manusia kepada tekanan dari luar diri yang tuntutannya melebihi kemampuan. Sehingga kerap kali fatigue dikaitkan dengan rasa cemas, stres, hingga depresi.

Istilah seputar fatigue selanjutnya adalah video conference fatigue. Merupakan istilah yang berarti sebuah keadaan seseorang merasakan lelah, kehabisan energi, kehilangan motivasi, hingga cemas akibat terlalu sering melakukan aktivitas diam di depan layar.

Hal-hal yang Menyebabkan Video Conference Fatigue

Pertama, video conference fatigue disebabkan oleh layar gawai atau peralatan elektronik lainnya yang terbatas. Keterbatasan ini menjadikan kita duduk dalam posisi yang sama dan fokus terhadap layar dengan waktu yang cukup lama. Sehingga kita kerap merasakan sakit hingga mati rasa mulai dari kepala, leher, dan punggung. 

Penyebab yang kedua, dalam video conference fatigue kita diharuskan meningkatkan usaha agar dapat mencerna apa yang disampaikan orang lain selama virtual meeting berlangsung. Bisa karena suara yang kurang jelas, intonasi yang samar, hingga postur tubuh yang tidak jelas. 

Penyebab ketiga, dalam kondisi daring kita kerap kesusahan untuk melakukan kontak mata dengan orang lain secara fokus. Virtual meeting yang diikuti oleh banyak orang akan menyulitkan kita dalam memperhatikan interaksi dengan orang lain.

Selanjutnya yang keempat, aktivitas daring membuat kita tidak dapat memperhatikan dengan saksama jeda di antara percakapan yang sedang berlangsung. Kita kerap kali harus mengulang ucapan akibat delay yang terjadi dalam aplikasi virtual meeting.  

Terakhir, kerap kali dalam video conference fatigue kita menemui suara yang mengganggu proses aktivitas daring. Akibatnya, konsentrasi kita menjadi pecah antara mendengarkan penyampaian dengan mengusir suara yang mengganggu tersebut.

Lalu Bagaima Mengatasinya?

  1. Pulihkan energi sejenak dengan duduk dan berdiri. Senam ringan juga dapat dilakukan agar peredaran darah menjadi lancar.
  2. Hindari melakukan banyak aktivitas. Fokus pada virtual meeting dan melakukan aktivitas lainnya setelah selesai.
  3. Jangan melulu menatap layar. Bisa sesekali menatap titik lain untuk menyegarkan mata. Seperti ke taman atau hanya sekadar mengalihkan mata dari layar.
  4. Rajin berolahraga. Orang yang rajin berolahraga akan memiliki ketahanan dan energi yang lebih kuat.
 ***

Tidak ada komentar untuk "Fatigue: Mengapa Aktivitas Virtual Meeting Begitu Melelahkan? Simak Penjelasan dan Cara Mengatasinya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel